Doa Sholat Istikharah
Doa yang dibaca setelah sholat istikharah 2 rakaat untuk memohon petunjuk Allah dalam mengambil keputusan penting
Doa Sholat Istikharah
Doa istikharah untuk memohon petunjuk Allah dalam mengambil keputusan penting, dibaca setelah sholat 2 rakaat
Jabir bin Abdullah RA berkata: Rasulullah SAW mengajarkan kami istikharah dalam segala urusan sebagaimana beliau mengajarkan kami surat dari Al-Quran. Doa ini merupakan cara yang diajarkan Nabi untuk meminta petunjuk Allah sebelum mengambil keputusan Dibaca setelah sholat istikharah 2 rakaat ketika menghadapi pilihan penting dalam hidup seperti pernikahan, pekerjaan, pendidikan, bisnis, atau keputusan besar lainnya
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ
Tansliterasi
Allaahumma innii astakhiiruka bi'ilmika, wa astaqdiruka biqudratika, wa as-aluka min fadh-likal 'azhiim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta'lamu wa laa a'lamu, wa anta 'allaamul ghuyuub. Allaahumma in kunta ta'lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiihi, wa in kunta ta'lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii fashrifhu 'annii wasrifnii 'anhu, waqdur liyal khaira haitsu kaana tsumma ardhini bihi
Terjemahan
Ya Allah, aku memohon petunjuk dari ilmu-Mu, dan aku memohon kekuatan dari kekuasaan-Mu, dan aku memohon dari karunia-Mu yang agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku, maka takdirkanlah untukku, permudahkanlah bagiku, kemudian berkahilah aku padanya. Dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku, maka palingkanlah ia dariku dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun ia berada, kemudian ridhakanlah aku dengannya
Waktu yang dianjurkan
- Sepertiga malam terakhir
- Setelah sholat istikharah 2 rakaat
- Waktu mustajab
Pengulangan
1xDibaca setelah sholat 2 rakaat, pada saat menyebut 'urusan ini' (hadzal amr) sebutkan urusan yang ingin diistikharahkan
Indikator
Mudah diucapkan
Hard
Mudah diingat
Hard
Popularitas
High
Keaslian sumber
Shahih
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Bukhari : 1162
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Mendapat petunjuk langsung dari Allah dalam mengambil keputusan
- Menghindari penyesalan karena telah meminta petunjuk-Nya
- Melatih tawakal dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah
- Mendapat ketenangan hati dalam menjalani keputusan yang diambil
Frequently Asked Questions
Bagaimana tata cara sholat istikharah yang benar?
Sholat istikharah dilakukan dengan 2 rakaat sunnah di luar waktu yang dilarang. Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah baca Al-Kafirun, rakaat kedua setelah Al-Fatihah baca Al-Ikhlas. Setelah salam, baca doa istikharah sambil menyebut urusan yang ingin diistikharahkan.
Bagaimana mengetahui hasil istikharah?
Hasil istikharah bukan melalui mimpi atau petunjuk gaib, melainkan melalui keterbukaan jalan atau kesulitan yang Allah berikan. Jika urusan dimudahkan dan hati merasa tenang, itu tandanya baik. Jika terasa sulit dan hati tidak tenang, itu tanda untuk meninggalkannya. Tetap gunakan akal sehat dan berkonsultasi dengan orang yang dipercaya.
Berapa kali harus melakukan sholat istikharah?
Boleh dilakukan berkali-kali hingga merasa yakin. Namun yang terpenting adalah setelah istikharah, kita harus bertawakal dan menerima apa pun yang Allah takdirkan dengan lapang dada, karena Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita.
Verified By
- Imam Bukhari (Shahih Bukhari)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
- Syaikh Abdul Aziz bin Baz
Penjelasan Lengkap
Doa Sholat Istikharah
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ
اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ
وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ
Cara Membaca (Transliterasi)
Allaahumma innii astakhiiruka bi'ilmika, wa astaqdiruka biqudratika, wa as-aluka min fadh-likal 'azhiim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta'lamu wa laa a'lamu, wa anta 'allaamul ghuyuub.
Allaahumma in kunta ta'lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiihi.
Wa in kunta ta'lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii fashrifhu 'annii wasrifnii 'anhu, waqdur liyal khaira haitsu kaana tsumma ardhini bihi.
Arti
"Ya Allah, aku memohon petunjuk dari ilmu-Mu, dan aku memohon kekuatan dari kekuasaan-Mu, dan aku memohon dari karunia-Mu yang agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui segala yang ghaib.
Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku, maka takdirkanlah untukku, permudahkanlah bagiku, kemudian berkahilah aku padanya.
Dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku, maka palingkanlah ia dariku dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun ia berada, kemudian ridhakanlah aku dengannya."
Penjelasan
Sholat istikharah adalah salah satu bentuk konsultasi kepada Allah SWT yang paling agung. Kata "istikharah" berasal dari bahasa Arab yang berarti meminta kebaikan atau meminta dipilihkan yang terbaik. Ini adalah cara yang diajarkan Rasulullah SAW kepada para sahabat untuk meminta petunjuk Allah dalam menghadapi pilihan-pilihan penting dalam hidup.
Doa istikharah dimulai dengan pengakuan keterbatasan manusia dan kesempurnaan Allah. Kita mengakui bahwa Allah memiliki ilmu yang sempurna ("astakhiiruka bi'ilmika"), sedangkan ilmu kita sangat terbatas. Allah memiliki kekuasaan mutlak ("astaqdiruka biqudratika"), sedangkan kita lemah. Kemudian kita memohon dari karunia-Nya yang agung, karena segala kebaikan hanya datang dari Allah.
Bagian yang sangat indah dari doa ini adalah pengakuan: "Fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta'lamu wa laa a'lamu" (Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui). Ini mengajarkan kita untuk merendahkan diri dan mengakui bahwa hanya Allah yang tahu masa depan dan konsekuensi dari setiap pilihan kita.
Doa kemudian berlanjut dengan permohonan yang seimbang: jika urusan ini baik, maka dimudahkan dan diberkahi; jika urusan ini buruk, maka dipalingkan. Yang penting dicatat adalah tiga aspek yang disebutkan: "fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii" (dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku). Ini menunjukkan bahwa kebaikan atau keburukan tidak hanya dinilai dari aspek duniawi saja, tetapi juga dampaknya terhadap agama kita dan kehidupan akhirat.
Penutup doa yang mengagumkan: "waqdur liyal khaira haitsu kaana tsumma ardhini bihi" (takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun ia berada, kemudian ridhakanlah aku dengannya). Ini adalah bentuk tawakal tertinggi - meminta Allah tidak hanya memberikan yang terbaik, tetapi juga memberikan keridhan dan ketenangan hati dalam menerima takdir-Nya.
Waktu yang Tepat
- Sepertiga malam terakhir (waktu paling mustajab)
- Sebelum mengambil keputusan penting seperti menikah, memilih pekerjaan, memulai bisnis
- Ketika menghadapi dua pilihan atau lebih dan bingung menentukan
- Setelah bermusyawarah dan menggunakan akal pikiran
- Boleh dilakukan kapan saja kecuali waktu yang dilarang untuk sholat sunnah
Keutamaan
- Petunjuk Langsung dari Allah: Istikharah adalah cara untuk berkonsultasi langsung dengan Allah Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib. Tidak ada konsultan yang lebih baik dari Allah
- Terhindar dari Penyesalan: Dengan beristikharah, kita telah melakukan yang terbaik dalam mengambil keputusan. Apa pun hasilnya, kita tidak akan menyesal karena telah meminta petunjuk Allah
- Ketenangan Hati: Setelah beristikharah dan bertawakal, hati menjadi tenang karena kita percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik, meskipun terkadang tidak sesuai dengan keinginan kita
- Melatih Ketawakalan: Istikharah mengajarkan kita untuk tidak hanya mengandalkan akal dan kemampuan sendiri, tetapi juga berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam setiap keputusan penting
Tips Praktis
- Lakukan istikharah setelah menggunakan akal sehat dan bermusyawarah dengan orang yang dipercaya
- Berwudhu dengan sempurna dan pilih waktu yang tenang, terutama sepertiga malam terakhir
- Sholat 2 rakaat sunnah istikharah dengan khusyuk
- Saat membaca doa, pada kata "hadzal amr" (urusan ini), sebutkan urusan spesifik yang ingin diistikharahkan
- Jangan berharap mimpi atau tanda-tanda gaib - hasil istikharah dilihat dari kemudahan atau kesulitan jalan yang Allah buka
- Jika setelah istikharah urusan dimudahkan dan hati tenang, lanjutkan dengan tawakal
- Jika urusan terasa sulit dan hati tidak tenang, itu tanda untuk meninggalkannya
- Boleh mengulangi istikharah beberapa kali hingga yakin
- Setelah mengambil keputusan, jangan menyesal atau ragu - yakinlah bahwa Allah telah memberikan yang terbaik
Dalil dan Referensi
- Hadits Jabir bin Abdullah RA: "Rasulullah SAW mengajarkan kami istikharah dalam segala urusan sebagaimana beliau mengajarkan kami surat dari Al-Quran..." (HR. Bukhari No. 1162)
- Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar: "Istikharah disyariatkan dalam urusan-urusan mubah yang tidak jelas mana yang lebih baik"
- Syaikh Abdul Aziz bin Baz: "Istikharah bukan dengan mimpi atau tanda-tanda, melainkan dengan melihat kemudahan atau kesulitan yang Allah berikan"
- Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Baari menjelaskan bahwa istikharah dilakukan setelah menggunakan akal dan musyawarah
- Hisnul Muslim (Benteng Muslim) memasukkan doa istikharah sebagai doa yang sangat penting untuk dikuasai setiap muslim
Doa Terkait dalam Doa Sholat
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa sholat istikharah