Doa Menguap
Adab dan cara mengatasi menguap dalam Islam dengan berlindung dari godaan setan
Doa Menguap
Adab mengatasi menguap dengan menutup mulut dan berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa menguap berasal dari godaan setan, sehingga umat Islam diajarkan untuk menahan menguap dan berlindung kepada Allah dari setan Ketika merasa akan menguap, baik saat beribadah, bekerja, belajar, atau dalam aktivitas sehari-hari
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Tansliterasi
A'uudzu billahi minasy syaithaanir rajiim
Terjemahan
Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk
Waktu yang dianjurkan
- Saat merasa akan menguap
- Ketika mengantuk
- Saat beribadah
Pengulangan
1xDibaca dalam hati sambil menahan menguap dan menutup mulut
Indikator
Mudah diucapkan
Easy
Mudah diingat
Easy
Popularitas
Medium
Keaslian sumber
Shahih
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Bukhari : 3289
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Berlindung dari godaan dan gangguan setan
- Menjaga adab dan kesopanan di hadapan orang lain
- Melatih pengendalian diri dan kesabaran
- Menghindari hal-hal yang tidak disukai Allah
Frequently Asked Questions
Mengapa menguap dikaitkan dengan setan?
Menguap sering muncul karena kemalasan, rasa kenyang berlebihan, atau mengantuk saat beribadah. Kondisi-kondisi ini membuat seseorang lalai dari mengingat Allah, dan itulah yang diinginkan setan. Rasulullah SAW bersabda bahwa setan senang jika ada orang yang menguap.
Apakah menguap itu dosa?
Menguap sendiri bukan dosa karena merupakan refleks alami tubuh. Namun yang tidak disukai adalah menguap dengan membuka mulut lebar, bersuara keras, dan tidak berusaha menahannya. Inilah yang perlu dihindari.
Bagaimana cara menahan menguap yang benar?
Caranya adalah dengan menutup mulut menggunakan tangan (punggung tangan atau telapak tangan), menekan bibir, menahan napas sejenak, dan tidak mengeluarkan suara. Jika masih terpaksa menguap, lakukan dengan mulut tertutup.
Apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur menguap keras?
Segera istighfar (memohon ampun kepada Allah) dan berlindung dari setan dengan membaca ta'awudz. Kemudian berusaha lebih baik lagi untuk menahan menguap di waktu berikutnya.
Verified By
- Imam Al-Bukhari (Shahih Bukhari)
- Imam Muslim (Shahih Muslim)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
Penjelasan Lengkap
Doa Menguap
Bacaan Arab
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Cara Membaca (Transliterasi)
A'uudzu billahi minasy syaithaanir rajiim
Arti
"Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."
Penjelasan
Berbeda dengan bersin yang disyukuri dalam Islam, menguap justru adalah sesuatu yang tidak disukai dan perlu ditahan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa menguap berasal dari setan, dan setan senang melihat orang menguap dengan mulut terbuka lebar.
Mengapa menguap dikaitkan dengan setan? Para ulama menjelaskan bahwa menguap biasanya muncul karena beberapa hal yang tidak disukai dalam Islam: kemalasan, terlalu kenyang, atau mengantuk saat beribadah. Ketika seseorang menguap, apalagi dengan membuka mulut lebar dan bersuara keras, ia terlihat kurang semangat dan kurang sopan. Kondisi ini membuat seseorang lalai dari mengingat Allah, dan itulah yang diinginkan oleh setan.
Dalam hadis shahih, Rasulullah SAW bersabda: "Menguap itu dari setan. Maka apabila salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya semampu ia." (HR. Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itu, adab menguap dalam Islam adalah:
- Berusaha sekuat tenaga untuk menahannya
- Jika tidak bisa ditahan, tutup mulut dengan tangan
- Jangan mengeluarkan suara
- Berlindung kepada Allah dari setan dengan membaca ta'awudz
Berbeda dengan bersin yang langsung mengucapkan Alhamdulillah, saat menguap kita justru berlindung dari setan karena menguap menunjukkan kelemahan yang bisa dimanfaatkan setan untuk mengganggu kita.
Waktu yang Tepat
- Saat merasa akan menguap - segera tahan dan tutup mulut
- Ketika shalat - sangat penting untuk menahan menguap agar tidak mengurangi khusyuk
- Saat mengantuk - saatnya untuk bangkit dan bergerak agar tidak terus menguap
- Saat belajar atau bekerja - tahan menguap agar tetap fokus dan produktif
- Di tempat umum - menjaga adab dan kesopanan
Keutamaan
-
Perlindungan dari Setan: Dengan berlindung kepada Allah, kita terlindungi dari gangguan setan yang senang melihat kita menguap dan lalai dari dzikir.
-
Menjaga Adab dan Kesopanan: Menahan menguap dan menutup mulut menunjukkan adab yang baik, terutama di hadapan orang lain atau saat beribadah.
-
Melatih Pengendalian Diri: Menahan menguap adalah latihan mengendalikan diri dan melawan kemalasan, dua sifat yang sangat penting dalam Islam.
-
Menjaga Kekhusyukan Ibadah: Terutama saat shalat atau membaca Quran, menahan menguap membantu menjaga konsentrasi dan kekhusyukan.
Tips Praktis
- Tutup mulut segera dengan punggung tangan atau telapak tangan saat merasa akan menguap
- Jangan bersuara - menguap tanpa suara lebih sopan dan tidak mengganggu
- Tahan napas sejenak - ini membantu menekan refleks menguap
- Tekan bibir dengan kuat untuk mencegah mulut terbuka lebar
- Baca ta'awudz dalam hati: "A'uudzu billahi minasy syaithaanir rajiim"
- Jika sering menguap, pertimbangkan untuk:
- Tidur lebih cukup di malam hari
- Jangan makan terlalu kenyang sebelum beribadah
- Cuci muka dengan air dingin untuk menghilangkan kantuk
- Bergerak atau berdiri untuk mengusir kantuk
- Perbanyak dzikir untuk menjauhkan setan
Dalil dan Referensi
Hadis Shahih
Shahih Bukhari No. 3289 - Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Apabila salah seorang di antara kalian bersin dan memuji Allah, maka wajib bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka itu dari setan. Maka apabila salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya semampunya. Karena apabila salah seorang di antara kalian menguap, setan akan tertawa."
Shahih Muslim No. 2994 - Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Apabila salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia tutup mulutnya dengan tangannya. Karena sesungguhnya setan masuk."
Sunan Abu Dawud No. 5028 - Meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila salah seorang dari kalian menguap di dalam shalat, hendaklah ia tahan semampunya, karena setan masuk."
Penjelasan Para Ulama
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan: "Menguap dikaitkan dengan setan karena biasanya terjadi akibat kepenuhan perut dan kemalasan. Hal ini menyebabkan kelesuan dalam beribadah dan dzikir, yang merupakan tujuan setan. Setan senang melihat orang menguap dengan membuka mulut lebar karena itu menunjukkan kekalahan atas kemalasan."
Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari berkata: "Makna 'setan tertawa' adalah setan senang dan gembira melihat kondisi buruk manusia saat menguap. Adapun perintah menutup mulut adalah untuk menjaga adab dan mencegah setan masuk, baik secara hakiki maupun maknawi."
Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan: "Menguap berbeda dengan bersin. Bersin terjadi karena ada sesuatu yang mengganggu hidung sehingga tubuh mengeluarkannya, ini adalah proses kesehatan. Adapun menguap biasanya karena kemalasan dan kekenangan, sehingga tidak ada kebaikan di dalamnya."
Perbedaan Bersin dan Menguap
Agar lebih jelas, berikut perbedaan antara bersin dan menguap dalam pandangan Islam:
| Aspek | Bersin | Menguap | |-------|--------|---------| | Hukum | Disukai Allah | Tidak disukai Allah | | Asal | Dari Allah (nikmat) | Dari setan | | Yang dilakukan | Ucapkan Alhamdulillah | Tahan dan tutup mulut | | Suara | Boleh bersuara | Jangan bersuara | | Mulut | Tutup saat bersin | Tutup dan tahan | | Setelahnya | Didoakan orang lain | Berlindung dari setan | | Hikmah | Membersihkan saluran napas | Tanda lelah/kenyang |
Cara Mengatasi Sering Menguap
Jika Anda sering menguap, terutama saat beribadah, berikut beberapa solusinya:
1. Perbaiki Pola Tidur
- Tidur cukup 7-8 jam setiap malam
- Tidur dan bangun di waktu yang konsisten
- Hindari begadang tanpa keperluan penting
2. Atur Pola Makan
- Jangan makan terlalu kenyang sebelum shalat
- Hindari makanan berat sebelum ibadah
- Makan secukupnya saja (1/3 perut makanan, 1/3 minuman, 1/3 udara)
3. Tingkatkan Aktivitas Fisik
- Olahraga teratur agar tubuh lebih fit
- Bergerak dan jangan terlalu lama duduk
- Lakukan peregangan ringan jika mengantuk
4. Spiritual
- Perbanyak dzikir untuk menjauhkan setan
- Berwudhu dengan air dingin untuk menyegarkan
- Baca ta'awudz saat merasa akan menguap
- Perbanyak istighfar dan doa mohon kekuatan
5. Praktis
- Cuci muka dengan air dingin
- Hirup udara segar
- Buka jendela untuk sirkulasi udara
- Ubah posisi tubuh (berdiri jika sedang duduk)
Kesimpulan
Menguap adalah refleks alami yang tidak bisa sepenuhnya dihindari, namun Islam mengajarkan adab untuk menghadapinya. Dengan menahan menguap, menutup mulut, dan berlindung kepada Allah dari setan, kita menjaga kesopanan sekaligus melindungi diri dari gangguan setan. Jika sering menguap, evaluasi pola tidur, makan, dan aktivitas kita, karena menguap yang berlebihan adalah sinyal bahwa ada yang perlu diperbaiki dalam gaya hidup kita.
Doa Terkait dalam Doa Harian
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa menguap