Doa Bersin
Doa yang dibaca ketika bersin sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan
Doa Bersin
Ucapan syukur yang dibaca ketika bersin sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah yang telah mengeluarkan kotoran dari tubuh
Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabat untuk mengucapkan Alhamdulillah ketika bersin sebagai bentuk syukur, karena bersin adalah nikmat yang mengeluarkan kotoran dari tubuh dan meringankan beban kepala Dibaca segera setelah bersin, baik di rumah, kantor, masjid, atau tempat umum lainnya
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Tansliterasi
Alhamdulillah
Terjemahan
Segala puji bagi Allah
Waktu yang dianjurkan
- Segera setelah bersin
- Kapan saja bersin
Pengulangan
1xCukup dibaca satu kali setiap kali bersin
Indikator
Mudah diucapkan
Easy
Mudah diingat
Easy
Popularitas
High
Keaslian sumber
Shahih
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Bukhari : 6224
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas nikmat kesehatan
- Mendapatkan balasan doa dari orang yang mendengar
- Mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam adab bersin
- Mengingatkan untuk selalu bersyukur dalam setiap kondisi
Frequently Asked Questions
Mengapa harus mengucapkan Alhamdulillah saat bersin?
Bersin adalah proses tubuh mengeluarkan kotoran atau benda asing dari hidung dan saluran pernapasan. Ini adalah nikmat kesehatan dari Allah, sehingga kita diajarkan untuk bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulillah.
Apakah ada tambahan ucapan setelah Alhamdulillah?
Ucapan standar adalah Alhamdulillah. Namun ada riwayat yang menyebutkan bisa ditambahkan 'Alhamdulillahi 'alaa kulli haal' (segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan), tetapi yang paling shahih adalah Alhamdulillah saja.
Bagaimana jika bersin di tempat umum atau saat shalat?
Tetap ucapkan Alhamdulillah namun dengan suara pelan agar tidak mengganggu. Saat shalat, cukup ucapkan dalam hati atau dengan sangat pelan, dan tidak perlu dijawab oleh orang lain.
Apakah wajib mengucapkan doa ini?
Mengucapkan Alhamdulillah saat bersin adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), bukan wajib. Namun meninggalkannya berarti meninggalkan adab yang diajarkan Rasulullah SAW.
Verified By
- Imam Al-Bukhari (Shahih Bukhari)
- Imam Muslim (Shahih Muslim)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
Penjelasan Lengkap
Doa Bersin
Bacaan Arab
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Cara Membaca (Transliterasi)
Alhamdulillah
Arti
"Segala puji bagi Allah."
Penjelasan
Bersin adalah refleks alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing, debu, atau kotoran dari saluran pernapasan. Dalam pandangan Islam, bersin bukan sekadar proses biologis biasa, melainkan nikmat dan rahmat dari Allah SWT yang patut disyukuri.
Mengapa bersin dianggap sebagai nikmat? Para ulama menjelaskan bahwa bersin membantu membersihkan saluran pernapasan, meringankan beban kepala, dan menyegarkan tubuh. Ketika seseorang bersin, tubuhnya mengeluarkan udara dengan kecepatan tinggi yang membawa serta kotoran dan bakteri keluar dari hidung dan mulut.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk selalu bersyukur dalam setiap kondisi, termasuk saat bersin. Ucapan "Alhamdulillah" adalah bentuk syukur yang paling sederhana namun sangat bermakna. Hanya dua kata, tetapi mengandung pengakuan bahwa semua nikmat berasal dari Allah, termasuk nikmat kesehatan yang memungkinkan tubuh kita berfungsi dengan baik.
Yang menarik, Islam juga mengajarkan adab lengkap seputar bersin. Bukan hanya orang yang bersin yang punya kewajiban untuk bersyukur, tetapi orang yang mendengar pun diajarkan untuk mendoakan dengan ucapan "Yarhamukallah" (semoga Allah memberi rahmat kepadamu), dan orang yang bersin menjawab dengan "Yahdikumullah wa yushlihu baalakum" (semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).
Waktu yang Tepat
- Segera setelah bersin, jangan ditunda
- Di mana saja: rumah, kantor, jalan, kendaraan, bahkan saat shalat (dengan pelan)
- Setiap kali bersin, bahkan jika bersin berkali-kali
Keutamaan
-
Wujud Syukur kepada Allah: Mengucapkan Alhamdulillah saat bersin adalah bentuk syukur atas nikmat kesehatan. Orang yang sakit keras bahkan sulit untuk bersin, sehingga kemampuan bersin adalah tanda tubuh masih berfungsi dengan baik.
-
Mendapat Doa dari Orang Lain: Ketika kita mengucapkan Alhamdulillah setelah bersin, orang yang mendengar akan mendoakan kita dengan ucapan "Yarhamukallah" (semoga Allah merahmatimu). Ini adalah doa yang sangat mulia dan bermanfaat.
-
Mengikuti Sunnah Rasulullah: Adab bersin termasuk dalam sunnah yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Mengamalkannya berarti kita mengikuti jejak beliau dan mendapat pahala.
-
Melatih Sikap Syukur: Dengan membiasakan bersyukur pada hal-hal kecil seperti bersin, kita melatih diri untuk selalu bersyukur dalam setiap kondisi kehidupan.
Tips Praktis
- Tutup mulut dan hidung saat bersin dengan tangan atau tisu untuk menjaga kebersihan dan kesehatan orang di sekitar
- Ucapkan dengan suara yang jelas namun tidak terlalu keras agar orang di sekitar bisa mendengar dan mendoakan kita
- Jangan tunda mengucapkannya, segera ucapkan Alhamdulillah setelah bersin
- Ajarkan kepada anak-anak sejak kecil agar menjadi kebiasaan baik
- Jika bersin berkali-kali, ucapkan Alhamdulillah setiap kali bersin
- Saat shalat, ucapkan dengan pelan atau dalam hati agar tidak mengganggu kekhusyukan
- Di tempat umum, tetap ucapkan meski dengan suara lebih pelan untuk menjaga adab
Dalil dan Referensi
Hadis Shahih
Shahih Bukhari No. 6224 - Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila salah seorang di antara kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan 'Alhamdulillah'. Dan saudaranya atau temannya hendaklah menjawab 'Yarhamukallah' (semoga Allah merahmatimu). Apabila ia mengatakan 'Yarhamukallah', hendaklah ia (yang bersin) mengucapkan 'Yahdikumullah wa yushlihu baalakum' (semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki keadaanmu)."
Shahih Muslim No. 2991 - Meriwayatkan hadis serupa dengan tambahan penjelasan tentang keutamaan bersyukur saat bersin.
Sunan Abu Dawud No. 5033 - Menjelaskan bahwa orang yang tidak mengucapkan Alhamdulillah saat bersin, maka tidak wajib bagi orang lain untuk mendoakannya.
Penjelasan Ulama
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan: "Bersin adalah nikmat dari Allah yang mengeluarkan angin yang membebani kepala dan badan. Oleh karena itu, disunahkan untuk memuji Allah (dengan Alhamdulillah) sebagai bentuk syukur atas nikmat ini."
Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari mengatakan: "Hikmah mengucapkan Alhamdulillah saat bersin adalah karena bersin mengeluarkan udara yang berbahaya dari kepala, sehingga seseorang merasa lega. Ini adalah nikmat yang patut disyukuri."
Adab Bersin dalam Islam
Lengkapnya, adab bersin dalam Islam meliputi:
- Orang yang bersin: Mengucapkan "الْحَمْدُ لِلَّهِ" (Alhamdulillah)
- Orang yang mendengar: Menjawab "يَرْحَمُكَ اللَّهُ" (Yarhamukallah - semoga Allah merahmatimu)
- Orang yang bersin: Membalas dengan "يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ" (Yahdikumullah wa yushlihu baalakum - semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki keadaanmu)
Adab tambahan:
- Tutup mulut dan hidung saat bersin
- Jangan bersin dengan suara terlalu keras
- Gunakan tisu atau lengan bagian dalam (bukan telapak tangan)
- Cuci tangan setelah bersin jika menggunakan tangan
- Jika bersin lebih dari tiga kali berturut-turut, cukup didoakan sekali oleh orang lain
Perbedaan dengan Menguap
Berbeda dengan bersin yang disyukuri, menguap dalam Islam justru tidak disukai karena menunjukkan kemalasan dan bisa jadi akibat terlalu kenyang atau mengantuk saat beribadah. Saat menguap, kita diajarkan untuk menutup mulut dan tidak mengeluarkan suara, bukan mengucapkan Alhamdulillah.
Doa Terkait dalam Doa Harian
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa bersin