Doa Sore Hari
Doa dan dzikir yang dibaca di sore hari untuk memohon kebaikan dan perlindungan Allah sepanjang malam serta keberkahan hingga pagi kembali
Doa Sore Hari
Doa sore yang komprehensif untuk memohon kebaikan, keberkahan, dan perlindungan Allah sepanjang malam hingga pagi
Doa ini merupakan pasangan dari dzikir pagi, keduanya diajarkan Rasulullah SAW sebagai benteng perlindungan di waktu pagi dan sore. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud RA dan Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW mengajarkan untuk membaca dzikir ini di sore hari. Waktu sore menjelang malam adalah waktu yang penuh dengan aktivitas jin dan setan, sehingga perlindungan Allah sangat diperlukan. Dibaca di sore hari setelah sholat Ashar atau menjelang Maghrib. Waktu ideal adalah antara setelah Ashar hingga terbenam matahari (sekitar pukul 15:00-18:00). Dibaca dengan khusyuk sambil merenungkan makna setiap kalimat.
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Tansliterasi
Amsaynaa wa amsaal mulku lillah, walhamdulillah, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir, robbi as-aluka khoiro maa fii haadzihil lailati wa khoiro maa ba'dahaa, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzihil lailati wa syarri maa ba'dahaa, robbi a'uudzu bika minal kasali wa suu-il kibari, robbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin naari wa 'adzaabin fil qobri
Terjemahan
Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka dan siksa kubur
Waktu yang dianjurkan
- Setelah sholat Ashar
- Sore hari antara pukul 15:00-18:00
- Menjelang Maghrib
Pengulangan
1-3xDibaca minimal sekali, dianjurkan tiga kali untuk keberkahan maksimal
Indikator
Mudah diucapkan
Medium
Mudah diingat
Medium
Popularitas
High
Keaslian sumber
Shahih
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Muslim : 2723
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Mendapat perlindungan Allah dari segala keburukan sepanjang malam
- Memohon kebaikan dan keberkahan dalam aktivitas malam
- Menguatkan iman dan ketakwaan di penghujung hari
- Berlindung dari gangguan jin dan setan yang aktif di malam hari
- Mendapat penjagaan dari siksa kubur dan neraka
- Menutup hari dengan mengingat Allah
- Mendapat pahala mengamalkan sunnah dzikir petang
Frequently Asked Questions
Apa perbedaan antara dzikir pagi dan dzikir sore?
Perbedaan utama adalah pada kata pembuka dan objek permohonan. Dzikir pagi menggunakan 'Ashbahnaa' (kami memasuki pagi) dan memohon kebaikan 'yaumi' (hari), sedangkan dzikir sore menggunakan 'Amsaynaa' (kami memasuki sore) dan memohon kebaikan 'lailah' (malam). Keduanya memiliki struktur yang sama dan saling melengkapi sebagai benteng perlindungan 24 jam. Fungsinya juga sama: menguatkan tauhid dan memohon perlindungan Allah.
Kapan waktu terbaik membaca dzikir sore?
Waktu terbaik adalah setelah sholat Ashar hingga terbenam matahari. Para ulama berbeda pendapat tentang waktu akhir 'sore': ada yang menyatakan hingga Maghrib, ada yang hingga Isya. Yang paling afdhal adalah setelah Ashar atau menjelang Maghrib. Jika tidak sempat di waktu tersebut, boleh dibaca hingga sebelum tidur malam. Yang terpenting adalah konsistensi membacanya setiap hari.
Mengapa malam hari perlu perlindungan khusus?
Dalam hadis disebutkan bahwa malam adalah waktu aktifnya jin dan setan. Rasulullah SAW bersabda: 'Apabila malam datang, maka tahanlah anak-anakmu (agar tidak keluar), karena sesungguhnya setan bertebaran (pada waktu itu)' (HR. Bukhari Muslim). Oleh karena itu, dzikir sore sangat penting untuk membentengi diri dari gangguan mereka. Selain itu, malam adalah waktu tidur dimana kita tidak sadar, sehingga perlu perlindungan Allah.
Bolehkah membaca dzikir sore setelah Maghrib?
Para ulama berbeda pendapat. Mayoritas ulama menyatakan bahwa waktu sore ('masaa') adalah dari setelah Ashar hingga terbenam matahari. Setelah Maghrib sudah masuk waktu malam. Namun, jika memang belum sempat membaca dan baru ingat setelah Maghrib, lebih baik membacanya daripada tidak sama sekali. Yang terpenting adalah berusaha membacanya di waktu yang tepat dan istiqamah setiap hari.
Apakah ada dzikir sore lainnya yang juga penting?
Ya, seperti dzikir pagi, ada banyak dzikir sore lainnya yang dianjurkan: Ayat Kursi (1x), Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas (masing-masing 3x), dzikir 'Bismillahil-ladzii laa yadhurru...' (3x) untuk perlindungan dari musibah, dan 'Radlitu billahi Rabba...' (3x). Semua ini terkumpul dalam kitab Hisnul Muslim. Jika waktu terbatas, prioritaskan doa utama terlebih dahulu.
Verified By
- Imam Muslim (Shahih Muslim)
- Imam Abu Dawud (Sunan Abu Dawud)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
- Sa'id Al-Qahthani (Hisnul Muslim)
Penjelasan Lengkap
Doa Sore Hari: Dzikir Petang yang Penuh Keberkahan
Doa sore hari atau dzikir petang adalah rangkaian doa dan dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca setiap sore hari, terutama setelah sholat Ashar. Doa ini merupakan pasangan dari dzikir pagi, bersama-sama membentuk benteng perlindungan spiritual yang kuat sepanjang 24 jam.
Bacaan Arab
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Cara Membaca (Transliterasi)
Amsaynaa wa amsaal mulku lillah, walhamdulillah, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Robbi as-aluka khoiro maa fii haadzihil lailati wa khoiro maa ba'dahaa, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzihil lailati wa syarri maa ba'dahaa.
Robbi a'uudzu bika minal kasali wa suu-il kibari, robbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin naari wa 'adzaabin fil qobri.
Arti
"Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ya Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya.
Ya Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka dan siksa kubur."
Penjelasan Makna
Doa sore hari memiliki struktur dan makna yang sangat mirip dengan doa pagi, namun dengan konteks waktu yang berbeda. Mari kita pahami setiap bagiannya:
1. Memasuki Waktu Sore dengan Kesadaran Tauhid
"Amsaynaa wa amsaal mulku lillah" - "Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan milik Allah"
Di penghujung hari, saat aktivitas mulai berkurang dan malam akan tiba, kita diingatkan bahwa segala kekuasaan tetap di tangan Allah. Apa yang telah terjadi sepanjang hari adalah atas kehendak-Nya, dan apa yang akan terjadi di malam hari juga dalam kekuasaan-Nya.
"Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah" - "Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa"
Kalimat tauhid ini menjadi penutup hari yang sempurna. Setelah seharian beraktivitas, kita kembali meneguhkan aqidah dan mengakui keesaan Allah. Ini adalah benteng spiritual terkuat menghadapi malam yang penuh dengan aktivitas jin dan setan.
2. Permohonan Kebaikan Malam
"As-aluka khoiro maa fii haadzihil lailati wa khoiro maa ba'dahaa" - "Aku mohon kebaikan malam ini dan malam-malam sesudahnya"
Kita memohon berbagai kebaikan di malam ini, termasuk:
- Kebaikan dalam ibadah: Sholat Maghrib, Isya, dan Tahajud
- Kebaikan dalam istirahat: Tidur yang berkualitas dan mimpi yang baik
- Kebaikan dalam keluarga: Waktu berkualitas bersama keluarga
- Kebaikan dalam rezeki: Keberkahan dalam rezeki yang didapat hari ini
- Kebaikan dalam perlindungan: Terjaga dari musibah dan gangguan malam
3. Berlindung dari Keburukan Malam
"A'uudzu bika min syarri maa fii haadzihil lailati wa syarri maa ba'dahaa"
Malam memiliki kerentanan tersendiri, sehingga kita berlindung dari:
- Gangguan jin dan setan: Yang aktif di malam hari
- Mimpi buruk dan gangguan tidur: Yang mengganggu istirahat
- Kejahatan manusia: Pencurian, perampokan, dan kejahatan lain yang sering terjadi malam hari
- Musibah malam: Kebakaran, kecelakaan, atau bencana lain
- Maksiat dan godaan: Yang sering menghampiri di malam hari
- Kematian mendadak: Berlindung untuk tidak mati dalam keadaan buruk
4. Perlindungan dari Kemalasan dan Keburukan
"A'uudzu bika minal kasali wa suu-il kibari"
Meskipun dibaca di sore hari, perlindungan dari kemalasan tetap relevan. Banyak orang yang setelah pulang kerja menjadi malas untuk ibadah (Maghrib, Isya) atau berkumpul dengan keluarga. Kemalasan di sore dan malam hari sama berbahayanya dengan kemalasan di pagi hari.
5. Pengingat Akhirat di Penghujung Hari
"A'uudzu bika min 'adzaabin fin naari wa 'adzaabin fil qobri"
Di penghujang hari, sebelum tidur (yang menyerupai kematian kecil), kita diingatkan tentang akhirat. Ini adalah evaluasi diri: sudahkah amal hari ini cukup untuk menghadapi Allah? Jika malam ini adalah malam terakhir, apakah kita siap menghadap-Nya?
Waktu yang Tepat Membaca Doa Sore Hari
- Setelah Sholat Ashar: Waktu utama dan paling afdhal
- Menjelang Maghrib: Sebelum matahari terbenam
- Antara pukul 15:00-18:00: Masih termasuk waktu sore
- Dalam keadaan suci: Sebaiknya setelah berwudhu untuk Ashar
- Dengan khusyuk: Bukan sambil mengerjakan pekerjaan lain
Keutamaan Membaca Doa Sore Hari
-
Perlindungan Sepanjang Malam: Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membaca dzikir sore akan dilindungi Allah sampai pagi hari dari segala keburukan dan gangguan.
-
Keberkahan dalam Istirahat: Allah akan memberikan tidur yang nyenyak, mimpi yang baik, dan keberkahan dalam waktu istirahat. Tubuh akan segar kembali untuk beraktivitas esok hari.
-
Benteng dari Gangguan Jin dan Setan: Malam adalah waktu aktifnya jin dan setan. Dzikir sore menjadi benteng kuat yang melindungi dari gangguan mereka sepanjang malam.
-
Menutup Hari dengan Baik: Apapun yang terjadi sepanjang hari (baik atau buruk), kita menutupnya dengan mengingat Allah, sehingga hari berakhir dengan kebaikan.
-
Menguatkan Ikatan dengan Allah: Setelah seharian sibuk dengan urusan dunia, dzikir sore mengembalikan fokus kepada Allah dan menguatkan ikatan spiritual.
-
Pahala yang Berlimpah: Konsistensi membaca dzikir sore setiap hari akan mengumpulkan pahala yang sangat besar di sisi Allah.
-
Evaluasi Diri: Dzikir sore adalah momentum untuk mengevaluasi: apa yang telah dikerjakan hari ini? Sudahkah cukup untuk bekal akhirat?
Hikmah Waktu Sore dalam Islam
Waktu sore atau 'ashar' memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam:
1. Waktu Sholat Wustha (Tengah)
Sholat Ashar disebut sebagai sholat wustha (tengah) yang disebutkan khusus dalam Al-Quran (QS Al-Baqarah: 238). Ini menunjukkan keistimewaan waktu sore.
2. Waktu Terkabulnya Doa
Dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda: "Hari Jumat ada satu waktu, tidaklah seorang Muslim berdoa pada waktu itu kecuali Allah akan mengabulkan doanya." Para ulama menyatakan salah satu waktu tersebut adalah sore hari Jumat.
3. Waktu Peralihan
Sore adalah waktu peralihan dari siang ke malam, dari aktivitas produktif ke istirahat. Ini adalah waktu refleksi dan evaluasi diri.
4. Waktu Berkumpul Keluarga
Tradisi Islam mengajarkan bahwa sore adalah waktu berkumpul dengan keluarga setelah seharian bekerja, waktu untuk berbagi cerita dan memperkuat ikatan keluarga.
Dzikir Sore Lainnya yang Dianjurkan
Selain doa utama di atas, ada beberapa dzikir sore lain yang sangat dianjurkan:
1. Ayat Kursi - 1x
Perlindungan dari Allah hingga pagi hari
2. Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas - Masing-masing 3x
Rasulullah SAW: "Cukuplah bagimu" (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
3. Bismillahil-ladzii laa yadhurru... - 3x
"Dengan nama Allah yang tidak ada yang membahayakan bersama nama-Nya, baik di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (3x). Hadis: "Tidak akan membahayakannya sesuatu pun hingga pagi" (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
4. Radlitu billahi Rabba... - 3x
"Aku ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul" (3x). Hadis: "Menjadi hak bagiku untuk meraih keridhaan-Nya pada hari kiamat" (HR. Ahmad, Abu Dawud)
5. Subhanallahi wa bihamdihi - 100x
Pengampunan dosa sebanyak buih di lautan
Tips Praktis Mengamalkan Doa Sore
- Jadwalkan setelah Ashar: Tetap di masjid sejenak untuk berdzikir setelah sholat
- Reminder HP: Set alarm atau notification menjelang Ashar
- Berdzikir bersama keluarga: Ajak keluarga berdzikir bersama di rumah
- Kombinasikan dengan tadabbur: Renungkan aktivitas hari ini sambil berdzikir
- Bertahap tapi konsisten: Mulai dengan yang pokok, tambahkan bertahap
- Pahami maknanya: Baca dan renungkan terjemahan agar lebih khusyuk
- Catat dalam jurnal: Tuliskan refleksi dan evaluasi diri setelah berdzikir
- Istiqamah: Konsistensi lebih baik daripada banyak tapi tidak rutin
Dalil dan Referensi
Hadis Shahih Muslim No. 2723 Dari Abdullah bin Mas'ud RA, Rasulullah SAW mengajarkan: "Apabila kamu memasuki waktu pagi, maka katakanlah 'Ashbahnaa...' dan apabila memasuki waktu sore, maka katakanlah 'Amsaynaa...'"
Hadis Abu Dawud No. 5068 Dari Abu Hurairah RA, Abu Bakar RA meminta Rasulullah SAW untuk mengajarkan doa pagi dan sore, maka beliau mengajarkan doa ini.
Hadis Tirmidzi No. 3390 "Barangsiapa membaca dzikir sore, maka akan dilindungi (oleh Allah) hingga pagi hari."
Referensi Lainnya:
- Shahih Muslim No. 2723
- Sunan Abu Dawud No. 5068, 5077
- Jami' At-Tirmidzi No. 3390
- Sunan An-Nasa'i No. 5488
- Kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi
- Hisnul Muslim (Benteng Muslim) oleh Sa'id Al-Qahthani
- Shahih Al-Kalimut Thayyib oleh Syaikh Al-Albani
- Fiqhus Sunnah karya Sayyid Sabiq
Catatan Penutup: Dzikir pagi dan sore adalah dua benteng perlindungan yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Keduanya saling melengkapi, menjaga kita sepanjang 24 jam penuh. Dengan konsisten membaca dzikir sore setiap hari, kita membangun benteng spiritual yang kuat, mendapat perlindungan Allah, dan menutup hari dengan cara terbaik. Mari jadikan dzikir sore sebagai rutinitas yang tidak pernah terlewatkan, sebagaimana Rasulullah SAW dan para sahabat istiqamah mengamalkannya.
Doa Terkait dalam Doa Harian
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa sore hari