Doa Menjelang Melahirkan
Doa untuk ibu hamil yang menjelang persalinan, memohon kemudahan, keselamatan, dan keberkahan dari Allah SWT
Doa Menjelang Melahirkan
Doa memohon kemudahan dan keselamatan dalam proses persalinan, kepasrahan kepada Allah dalam menghadapi momen kelahiran
Doa ini diriwayatkan dari Anas bin Malik RA sebagai doa untuk memohon kemudahan dalam segala urusan yang sulit, termasuk proses melahirkan. Sejak zaman Rasulullah SAW, kaum muslimah menggunakan doa ini saat menghadapi persalinan Dibaca oleh ibu hamil yang menjelang persalinan, saat kontraksi dimulai, dalam perjalanan ke rumah sakit/klinik, atau kapan saja saat merasa cemas menjelang kelahiran
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Tansliterasi
Allahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa
Terjemahan
Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan) jika Engkau kehendaki menjadi mudah
Waktu yang dianjurkan
- Menjelang persalinan
- Saat kontraksi
- Bulan ke-9 kehamilan
- Setelah sholat
- Tengah malam
Pengulangan
Tak TerbatasDibaca dengan tenang, penuh kepasrahan, dan keyakinan kepada pertolongan Allah
Indikator
Mudah diucapkan
Medium
Mudah diingat
Medium
Popularitas
High
Keaslian sumber
Shahih
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Ibnu Hibban : 974
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Memberikan ketenangan jiwa dan mengurangi kecemasan
- Memperkuat iman dan tawakal kepada Allah
- Memohon kemudahan dalam proses persalinan yang berat
- Mendatangkan keberkahan untuk ibu dan bayi
Frequently Asked Questions
Apakah doa ini menjamin persalinan mudah tanpa rasa sakit?
Doa ini adalah ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan dari Allah. Proses melahirkan secara alami memang ada rasa sakitnya, tetapi dengan doa dan tawakal, Allah bisa memberikan kekuatan luar biasa, mengurangi komplikasi, dan memudahkan prosesnya. Yang terpenting adalah kepasrahan dan keyakinan kepada pertolongan Allah
Kapan sebaiknya mulai membaca doa ini?
Idealnya mulai dibaca sejak memasuki bulan ke-9 kehamilan sebagai persiapan mental dan spiritual. Perbanyak membacanya saat menjelang hari perkiraan lahir, dan terutama saat kontraksi dimulai. Suami dan keluarga juga sangat dianjurkan untuk mendoakan
Apakah boleh dibantu dengan medical treatment?
Sangat dianjurkan! Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. Berdoa sambil mempersiapkan persalinan di fasilitas kesehatan yang memadai, dengan tenaga medis profesional, adalah implementasi sempurna dari iman dan usaha. Nabi SAW sendiri menganjurkan berobat
Bolehkah suami atau keluarga yang membacakan doa ini?
Sangat dianjurkan! Keluarga, terutama suami, orang tua, dan kerabat dekat sangat dianjurkan untuk mendoakan ibu yang akan melahirkan. Doa orang lain untuk kita sangat mustajab. Suami bisa membimbing istrinya membaca doa ini saat kontraksi
Verified By
- Syaikh Al-Albani (Shahih Al-Jami' Ash-Shaghir)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
- Hisnul Muslim (Benteng Muslim)
Penjelasan Lengkap
Doa Menjelang Melahirkan
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Cara Membaca (Transliterasi)
Allahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa
Arti
"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan) jika Engkau kehendaki menjadi mudah."
Penjelasan
Doa ini adalah doa universal untuk memohon kemudahan dalam menghadapi kesulitan, dan sangat tepat diamalkan oleh ibu yang akan melahirkan. Proses persalinan adalah momen yang penuh tantangan fisik dan mental, namun dengan doa dan kepasrahan kepada Allah, segalanya akan dimudahkan.
Makna mendalam dari doa ini:
"Laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa" - Pengakuan bahwa segala kemudahan hanya datang dari Allah. Bukan karena kehebatan dokter, bukan karena teknologi medis modern, tetapi semua adalah kehendak Allah. Ini mengajarkan tawakal yang sejati.
"Wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa" - Keyakinan bahwa Allah Maha Kuasa mengubah kesulitan menjadi kemudahan. Kata "hazn" (kesedihan/kesulitan) mencakup segala bentuk kesulitan, termasuk rasa sakit persalinan, kecemasan, komplikasi, dan lainnya. Dengan kehendak Allah, semua bisa dimudahkan.
Dalam konteks melahirkan, doa ini mengajarkan ibu untuk pasrah sepenuhnya kepada Allah, sambil tetap berikhtiar dengan mempersiapkan diri secara medis dan mental. Ini adalah keseimbangan sempurna antara usaha manusia dan kepasrahan kepada Yang Maha Kuasa.
Waktu yang Tepat
- Sejak bulan ke-9 kehamilan: Mulai rutin membaca sebagai persiapan mental dan spiritual
- Menjelang hari perkiraan lahir: Perbanyak doa di hari-hari mendekati HPL (Hari Perkiraan Lahir)
- Saat kontraksi dimulai: Bacakan atau dibacakan oleh suami/pendamping saat kontraksi palsu maupun asli
- Dalam perjalanan ke rumah sakit: Saat berangkat ke tempat bersalin
- Di ruang bersalin: Sebelum dan selama proses persalinan berlangsung
- Sepertiga malam terakhir: Waktu mustajab untuk berdoa mempersiapkan kelahiran
- Setelah sholat: Dalam doa setelah sholat fardhu
- Saat cemas atau takut: Kapan saja ibu merasa cemas akan proses persalinan
Keutamaan
- Ketenangan Jiwa: Doa ini memberikan ketenangan luar biasa karena mengingatkan bahwa Allah yang memegang kendali, bukan kita. Ini mengurangi kecemasan dan ketakutan
- Tawakal Sejati: Mengajarkan kepasrahan yang benar - bukan pasif, tetapi aktif berusaha sambil sepenuhnya bergantung pada Allah
- Mendekatkan Diri pada Allah: Momen melahirkan adalah momen spiritual tinggi dimana ibu sangat dekat dengan Allah, doanya sangat mustajab
- Energi Positif: Dengan mengingat Allah dan berdoa, tubuh melepaskan hormon endorfin yang membantu mengurangi rasa sakit dan memberikan kekuatan
Tips Praktis
Untuk Ibu Hamil:
- Hafalkan doa ini sejak awal kehamilan, agar sudah lancar saat dibutuhkan
- Tuliskan doa ini di kartu kecil dan simpan di tas bersalin
- Dengarkan rekaman bacaan doa ini sambil beristirahat di trimester akhir
- Gabungkan dengan teknik pernapasan saat kontraksi: hirup nafas - baca doa - hembuskan
- Baca dengan mata tertutup sambil membayangkan kemudahan dari Allah
- Minta suami atau ibu mendampingi dan membacakan doa saat Anda kesakitan
Untuk Suami/Pendamping:
- Pelajari doa ini dan siap membacakannya saat istri kontraksi
- Pegang tangan istri, usap keningnya, dan bacakan doa dengan suara lembut
- Buat suasana tenang dengan dzikir dan doa, bukan kepanikan
- Ingatkan istri bahwa Allah bersamanya dan akan memudahkan
Persiapan Holistik:
- Kombinasikan dengan persiapan medis: pemeriksaan rutin, memilih tempat bersalin yang baik
- Jaga kesehatan fisik: nutrisi, olahraga ringan, istirahat cukup
- Persiapan mental: ikut kelas persiapan melahirkan, baca pengalaman positif
- Spiritual: perbanyak sholat, sedekah, baca Quran, terutama Surah Maryam
Dalil dan Referensi
Hadits tentang doa kemudahan:
Dari Anas bin Malik RA, doa ini diriwayatkan sebagai doa untuk memohon kemudahan dalam urusan yang sulit. (HR. Ibnu Hibban no. 974, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami' no. 7778)
Kisah Maryam dalam Al-Quran:
Allah mengisahkan kelahiran Nabi Isa AS dalam Surah Maryam ayat 23-26. Ketika Maryam merasa kesakitan, Allah memberikan kemudahan kepadanya dengan mukjizat kurma dan sungai. Ini menunjukkan bahwa Allah selalu bersama wanita yang melahirkan.
فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَىٰ جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا وَكُنتُ نَسْيًا مَّنسِيًّا
"Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: 'Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan.'" (QS. Maryam: 23)
فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا
"Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: 'Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.'" (QS. Maryam: 24)
Hadits tentang pahala ibu melahirkan:
Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seorang wanita hamil, maka dia seperti orang yang berpuasa, sholat malam, dan berjihad di jalan Allah. Ketika dia melahirkan dengan rasa sakit, maka tidak ada yang mengetahui pahala yang disiapkan Allah untuknya. Ketika dia menyusui anaknya, maka setiap tegukan akan mendapat satu kebaikan." (HR. Ath-Thabrani)
Doa tambahan yang bisa diamalkan:
- Doa Nabi Yunus: "Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin" (QS. Al-Anbiya: 87)
- Membaca Surah Maryam, terutama ayat 23-26 tentang kelahiran Nabi Isa
- Membaca Ayat Kursi untuk perlindungan
- Dzikir istighfar: "Astaghfirullah al-'azhiim alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaih"
Referensi ulama:
- Hisnul Muslim - Doa dalam kesulitan
- Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar
- Syaikh Al-Albani - Shahih Al-Jami' Ash-Shaghir
- Tafsir Ibnu Katsir - Surah Maryam tentang kelahiran
Doa Terkait dalam Doa Keluarga
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa menjelang melahirkan