Doa Pulang dari Perjalanan
Doa yang dibaca saat dalam perjalanan pulang ke rumah, mengucap syukur dan bertakbir kepada Allah SWT
Doa Pulang dari Perjalanan
Doa yang dibaca saat dalam perjalanan pulang, berisi takbir, tahlil, dan pujian kepada Allah atas keselamatan perjalanan
Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW ketika beliau kembali dari perang atau perjalanan jauh. Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW jika pulang dari perang, haji, atau umrah, beliau bertakbir tiga kali setiap naik ke tempat yang tinggi, lalu membaca doa ini. Doa ini menunjukkan kegembiraan dan syukur seorang hamba yang kembali ke rumah dengan selamat Dibaca saat dalam perjalanan pulang menuju rumah, terutama saat melewati tempat yang tinggi atau saat sudah dekat dengan rumah. Bisa dibaca berulang kali selama perjalanan pulang
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ. اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ سَاجِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ، صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Tansliterasi
Aayibuuna taa'ibuuna 'aabiduuna lirabbinaa haamiduun. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Aayibuuna taa'ibuuna 'aabiduuna saajiduuna lirabbinaa haamiduun. Shadaqallahu wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah
Terjemahan
Kami kembali dengan bertaubat, beribadah, dan memuji Tuhan kami. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah, bersujud, dan memuji Tuhan kami. Allah telah memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan musuh-musuh sendirian
Waktu yang dianjurkan
- Dalam perjalanan pulang ke rumah
- Saat melewati tempat yang tinggi
- Menjelang sampai di rumah
Pengulangan
1-Berulang-ulangxDibaca dengan suara agak keras sambil bertakbir tiga kali di setiap tempat tinggi yang dilewati
Indikator
Mudah diucapkan
Medium
Mudah diingat
Medium
Popularitas
Medium
Keaslian sumber
Shahih
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Bukhari : 1797
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Mengucap syukur atas keselamatan perjalanan
- Mengingat tujuan hidup untuk kembali kepada Allah
- Mendapat perlindungan hingga tiba di rumah
- Memperkuat komitmen untuk bertaubat dan beribadah
- Mendekatkan diri kepada Allah setelah perjalanan
- Mendapat keberkahan dalam kepulangan
Frequently Asked Questions
Apakah doa ini wajib dibaca saat pulang?
Doa ini tidak wajib tetapi sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) karena diamalkan langsung oleh Rasulullah SAW. Membacanya adalah bentuk mengikuti sunnah beliau dalam bepergian.
Apakah harus dibaca di tempat tinggi?
Idealnya dibaca setiap kali naik ke tempat tinggi seperti bukit, jembatan, atau jalan tanjakan, karena itulah sunnah Rasulullah SAW. Namun jika tidak ada tempat tinggi, tetap boleh dibaca selama perjalanan pulang.
Apakah berlaku untuk perjalanan dekat atau hanya perjalanan jauh?
Lebih utama untuk perjalanan jauh (safar) seperti yang dilakukan Rasulullah SAW saat pulang dari perang atau haji. Namun untuk perjalanan dekat pun boleh dibaca sebagai bentuk syukur dan dzikir.
Apa maksud 'hazamal ahzaaba wahdah' dalam doa ini?
Ini adalah pengakuan bahwa Allah telah mengalahkan musuh-musuh-Nya sendirian tanpa bantuan siapapun. Dalam konteks perjalanan, ini mengingatkan bahwa semua keselamatan dan kemenangan adalah dari Allah semata.
Verified By
- Imam Bukhari (Shahih Bukhari)
- Imam Muslim (Shahih Muslim)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
Penjelasan Lengkap
Doa Pulang dari Perjalanan: Bacaan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa pulang dari perjalanan adalah doa yang dibaca ketika dalam perjalanan pulang menuju rumah setelah bepergian. Doa ini diamalkan langsung oleh Rasulullah SAW ketika beliau pulang dari perang, haji, umrah, atau perjalanan lainnya. Doa ini berisi takbir, tahlil, tahmid, dan pujian kepada Allah SWT atas keselamatan yang telah diberikan.
Bacaan Arab
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ سَاجِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Cara Membaca (Transliterasi)
Aayibuuna taa'ibuuna 'aabiduuna lirabbinaa haamiduun.
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir.
Aayibuuna taa'ibuuna 'aabiduuna saajiduuna lirabbinaa haamiduun.
Shadaqallahu wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah.
Arti
"Kami kembali dengan bertaubat, beribadah, dan memuji Tuhan kami.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Kami kembali dengan bertaubat, beribadah, bersujud, dan memuji Tuhan kami.
Allah telah memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan musuh-musuh sendirian."
Penjelasan Makna
Doa pulang dari perjalanan ini memiliki makna yang sangat mendalam dan filosofis:
1. Pernyataan Kembali kepada Allah (Aayibuun)
"Aayibuuna taa'ibuuna 'aabiduuna lirabbinaa haamiduun"
Kalimat ini berisi empat komitmen penting:
- Aayibun: Kami yang kembali (pulang ke rumah dan kembali kepada Allah)
- Taa'ibun: Kami yang bertaubat dari segala dosa dan kesalahan
- 'Aabidun: Kami yang beribadah hanya kepada Allah
- Haamidun: Kami yang memuji Allah atas segala nikmat-Nya
Ini mengingatkan bahwa perjalanan fisik pulang ke rumah adalah simbol dari perjalanan spiritual kembali kepada Allah.
2. Takbir Tiga Kali
"Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar"
Takbir tiga kali ini merupakan sunnah Rasulullah SAW yang dilakukan setiap naik ke tempat yang tinggi. Takbir menunjukkan:
- Kegembiraan atas keselamatan perjalanan
- Pengagungan kepada Allah yang telah melindungi
- Pengingat bahwa Allah lebih besar dari segala kesulitan yang dihadapi
3. Kalimat Tauhid (Tahlil dan Tahmid)
"Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah..."
Kalimat tauhid lengkap yang menegaskan:
- Keesaan Allah: Tidak ada Tuhan selain Allah
- Tidak ada sekutu: Allah tidak bersekutu dengan siapapun
- Pemilik segala kerajaan: Semua kekuasaan milik Allah
- Sumber segala pujian: Semua pujian hanya untuk Allah
- Mahakuasa: Allah berkuasa atas segala sesuatu
4. Tambahan Sujud dalam Ibadah
"Aayibuuna taa'ibuuna 'aabiduuna saajiduuna..."
Pengulangan dengan tambahan kata "saajiduun" (bersujud) menunjukkan komitmen untuk:
- Merendahkan diri kepada Allah
- Mensyukuri nikmat dengan sujud syukur
- Melaksanakan sholat sebagai wujud ibadah
5. Pengakuan Kemenangan Allah
"Shadaqallahu wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah"
Tiga pengakuan penting:
- Allah memenuhi janji-Nya: Janji perlindungan dan pertolongan
- Allah menolong hamba-Nya: Pertolongan kepada Rasulullah dan umat Muslim
- Allah mengalahkan musuh sendirian: Tanpa bantuan siapapun, menunjukkan kekuasaan mutlak Allah
Waktu yang Tepat
- Selama perjalanan pulang: Dibaca berulang kali sepanjang perjalanan
- Saat melewati tempat tinggi: Bukit, jembatan, tanjakan, atau ketinggian lainnya
- Menjelang tiba di rumah: Saat sudah dekat dengan rumah
- Setelah perjalanan jauh: Terutama setelah safar (perjalanan yang membolehkan qashar sholat)
- Pulang dari ibadah: Haji, umrah, atau perjalanan ibadah lainnya
Tata Cara Membacanya
Berdasarkan hadis, Rasulullah SAW membaca doa ini dengan cara:
- Bertakbir tiga kali setiap naik ke tempat yang tinggi
- Membaca doa dengan suara agak keras (namun tidak berlebihan)
- Diulang beberapa kali selama perjalanan pulang
- Diucapkan dengan penuh penghayatan dan kegembiraan
- Dilakukan hingga sampai di rumah
Keutamaan
- Mengikuti Sunnah Rasulullah: Mengamalkan langsung praktik Rasulullah SAW dalam bepergian
- Syukur Nikmat Keselamatan: Mengungkapkan rasa syukur atas perlindungan Allah selama perjalanan
- Komitmen Spiritual: Memperbaharui komitmen untuk bertaubat dan beribadah
- Perlindungan hingga Sampai: Mendapat perlindungan Allah hingga tiba dengan selamat di rumah
- Menghilangkan Kesedihan: Kegembiraan bertakbir menghilangkan rasa lelah dan sedih dalam perjalanan
- Pengingat Tujuan Hidup: Setiap pulang ke rumah mengingatkan kita akan pulang kepada Allah kelak
Tips Praktis
- Hafalkan sebelum bepergian: Pelajari dan hafalkan doa ini sebelum melakukan perjalanan
- Baca dengan lantang: Jangan malu untuk membaca dengan suara yang jelas
- Libatkan penumpang lain: Jika bersama keluarga, bacalah bersama-sama
- Pilih tempat tinggi: Manfaatkan bukit, jembatan, atau tanjakan untuk bertakbir
- Ulangi beberapa kali: Tidak hanya sekali, tetapi berulang sepanjang perjalanan
- Rasakan makna: Hayati setiap kata yang diucapkan
- Kombinasikan dengan dzikir lain: Bisa diselingi dengan tasbih, tahmid, tahlil
Adab Pulang ke Rumah
Selain membaca doa ini, ada adab lain saat pulang:
- Jangan datang tengah malam: Rasulullah SAW melarang pulang tengah malam agar keluarga bisa bersiap
- Memberi kabar: Beritahu keluarga bahwa akan segera sampai
- Sholat tahiyatul masjid: Jika ada masjid, sholat 2 rakaat terlebih dahulu sebelum masuk rumah
- Membawa oleh-oleh: Sunnah membawa buah tangan untuk keluarga
- Mengucap salam: Ucapkan salam saat masuk rumah
- Bersyukur bersama keluarga: Sampaikan rasa syukur telah sampai dengan selamat
Dalil dan Referensi
- Hadis Shahih Bukhari No. 1797: Riwayat dari Ibnu Umar tentang takbir dan doa Rasulullah SAW saat pulang
- Hadis Shahih Muslim No. 1344: Tentang doa yang dibaca Rasulullah SAW saat kembali dari perjalanan
- Hadis Shahih Bukhari No. 1801: Tentang adab tidak datang tengah malam
- Kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi: Pembahasan lengkap doa-doa perjalanan
- Zaad Al-Ma'ad karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah: Petunjuk lengkap Rasulullah SAW dalam bepergian
- Riyadhus Shalihin: Bab tentang adab-adab perjalanan
Doa Terkait dalam Doa Perjalanan
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa pulang dari perjalanan