Doa Perlindungan dari Kemiskinan
Doa berlindung kepada Allah dari kemiskinan dan kefakiran yang dapat melemahkan iman
Doa Perlindungan dari Kemiskinan
Doa memohon perlindungan dari kemiskinan yang bisa melemahkan iman dan ketakwaan
Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca doa ini sebagai perlindungan. Nabi SAW sangat khawatir umatnya tertimpa kemiskinan yang ekstrem karena bisa melemahkan iman, meski beliau juga mengajarkan untuk hidup sederhana dan tidak cinta dunia Dibaca setiap hari terutama pagi dan sore, saat menghadapi kesulitan ekonomi, atau sebagai bentuk perlindungan preventif dari kemiskinan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Tansliterasi
Allahumma inni a'udzu bika minal-kufri wal-faqri, wa a'udzu bika min 'adzaabil-qabri, laa ilaha illa anta
Terjemahan
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kemiskinan, dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tiada Tuhan selain Engkau
Waktu yang dianjurkan
- Pagi Hari Setelah Subuh
- Sore Hari Setelah Ashar
- Setelah Sholat Fardhu
Pengulangan
3-7xDibaca dengan penuh keyakinan dan tawakal kepada Allah
Indikator
Mudah diucapkan
Medium
Mudah diingat
Medium
Popularitas
High
Keaslian sumber
Hasan
Sumber & Referensi
Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:
Sumber Utama
HR. Abu Dawud : 1547
Terverifikasi Para Ulama
Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.
Keutamaan
- Dilindungi dari kemiskinan yang melemahkan iman
- Dijaga kekuatan iman meski dalam kesulitan ekonomi
- Dicukupkan rezeki untuk kebutuhan dasar
- Dilindungi dari azab kubur dan kekufuran
Frequently Asked Questions
Apakah kemiskinan itu dosa?
Kemiskinan sendiri bukan dosa. Yang bahaya adalah kemiskinan ekstrem yang bisa membuat seseorang putus asa, berbuat haram untuk bertahan hidup, atau bahkan meninggalkan agama. Rasulullah SAW berlindung dari kemiskinan bukan karena malu miskin, tetapi karena khawatir kemiskinan melemahkan iman. Beliau sendiri hidup sederhana dan memilih fakir (sederhana) daripada kaya yang lupa Allah.
Bagaimana membedakan hidup sederhana dengan kemiskinan yang bahaya?
Hidup sederhana (zuhud) adalah pilihan untuk tidak berlebihan meski mampu, fokus akhirat, dan cukup dengan yang ada. Kemiskinan yang bahaya adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar (makan, pakaian, tempat tinggal) hingga terancam melakukan hal haram atau meninggalkan kewajiban agama.
Apa yang harus dilakukan selain berdoa?
Wajib berikhtiar maksimal: (1) Bekerja keras dengan cara halal, (2) Meningkatkan skill dan pendidikan, (3) Hemat dan tidak boros, (4) Hindari hutang konsumtif, (5) Perbanyak sedekah sesuai kemampuan, (6) Jaga sholat dan ibadah, (7) Bertawakal setelah berusaha.
Apakah orang miskin tidak dicintai Allah?
Tidak benar. Banyak nabi dan sahabat yang hidup sederhana bahkan miskin. Allah mencintai hamba berdasarkan ketakwaannya, bukan hartanya. Yang penting adalah tetap beriman, berusaha, bersabar, dan tidak putus asa saat miskin, serta tidak sombong dan lupa Allah saat kaya.
Verified By
- Syaikh Al-Albani (Hasan Shahih Sunan Abu Dawud)
- Imam An-Nawawi (Kitab Al-Adzkar)
- Kementerian Agama RI
Penjelasan Lengkap
Doa Perlindungan dari Kemiskinan
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Cara Membaca (Transliterasi)
Allahumma inni a'udzu bika minal-kufri wal-faqri, wa a'udzu bika min 'adzaabil-qabri, laa ilaha illa anta
Arti
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kemiskinan, dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tiada Tuhan selain Engkau."
Penjelasan
Doa ini mengajarkan kita untuk memohon perlindungan dari tiga hal besar: kekufuran, kemiskinan ekstrem, dan azab kubur. Rasulullah SAW menggandengkan kekufuran dengan kemiskinan dalam satu doa karena kemiskinan yang ekstrem bisa menjadi jalan menuju kekufuran atau melemahkan iman seseorang.
Mengapa kemiskinan disejajarkan dengan kekufuran?
Bukan berarti kemiskinan adalah kekufuran, tetapi kemiskinan yang sangat ekstrem bisa:
- Membuat seseorang putus asa dari rahmat Allah (padahal putus asa adalah dosa besar)
- Mendorong melakukan hal-hal haram untuk bertahan hidup
- Melemahkan semangat beribadah karena fokus hanya untuk makan
- Membuat iri dan dengki kepada orang kaya hingga merusak hati
- Dalam kasus ekstrem, membuat orang meninggalkan agama
Makna setiap bagian:
- A'udzu bika minal-kufr (berlindung dari kekufuran): Mohon dijaga keimanan dalam kondisi apapun
- Wal-faqr (dan kemiskinan): Mohon dicukupkan rezeki untuk memenuhi kebutuhan dasar
- 'Adzaabil-qabr (azab kubur): Mohon perlindungan di alam kubur
- Laa ilaha illa anta (tiada Tuhan selain Engkau): Pengakuan tauhid dan ketergantungan total kepada Allah
Waktu yang Tepat
- Setelah Sholat Subuh: Waktu berkah untuk memohon rezeki dan perlindungan
- Setelah Sholat Ashar: Waktu mustajab terutama di hari Jumat
- Pagi dan Sore Hari: Sebagai benteng perlindungan sepanjang hari
- Saat Menghadapi Kesulitan Ekonomi: Ketika terlilit masalah keuangan
- Sebelum Tidur: Perlindungan di malam hari dan saat tidur
- Sepertiga Malam Akhir: Waktu turunnya rahmat dan dikabulkannya doa
Keutamaan
- Perlindungan Iman: Dijaga keimanan dari berbagai cobaan termasuk kemiskinan
- Rezeki Tercukupi: Diberi rezeki yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar
- Kekuatan Mental: Tidak mudah putus asa saat menghadapi kesulitan ekonomi
- Perlindungan Kubur: Dilindungi dari azab kubur yang mengerikan
- Tawakal yang Kuat: Meningkatkan ketergantungan kepada Allah, bukan kepada manusia atau harta
- Hidup Berkah: Meski sedikit, rezeki menjadi berkah dan mencukupi
- Iman Kokoh: Tetap kuat beribadah meski dalam kesulitan
Tips Praktis
- Baca Rutin Pagi-Sore: Jadikan sebagai wirid harian untuk perlindungan preventif
- Istiqamah dalam Sholat: Jangan sampai kemiskinan membuat lalai sholat
- Bekerja Keras: Doa tanpa usaha tidak akan berhasil, bekerjalah dengan halal dan maksimal
- Hidup Sederhana: Sesuaikan gaya hidup dengan pendapatan, jangan berhutang untuk gengsi
- Tingkatkan Skill: Belajar keterampilan baru yang bisa meningkatkan penghasilan
- Jangan Putus Asa: Ingat bahwa rezeki sudah dijamin Allah, tugas kita hanya berusaha dan berdoa
- Tetap Sedekah: Meski sedikit, tetap sedekah karena sedekah tidak akan mengurangi harta
- Qana'ah (Ridha): Bersyukur dengan yang ada sambil terus berusaha memperbaiki
- Jauhi Haram: Jangan sampai kemiskinan membuat mengambil jalan haram atau riba
- Bergaul dengan Orang Sholeh: Lingkungan yang baik akan memotivasi dan memberi solusi
- Ikhtiar Sosial: Manfaatkan zakat, bantuan pemerintah, atau program sosial yang halal
Dalil dan Referensi
Hadis Utama: Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: "Nabi SAW biasa berdoa: 'Allahumma inni a'udzu bika minal-kufri wal-faqri, wa a'udzu bika min 'adzaabil-qabri, laa ilaha illa anta.'" (HR. Abu Dawud No. 1547, Hasan Shahih menurut Syaikh Al-Albani)
Hadis tentang Bahaya Kemiskinan terhadap Iman:
- "Hampir saja kemiskinan itu menjadi kekufuran." (Atsar dari Ali bin Abi Thalib, diriwayatkan oleh Al-Baihaqi)
- Catatan: Bukan berarti kemiskinan = kufur, tetapi kemiskinan ekstrem bisa mendekatkan kepada kekufuran jika tidak dijaga imannya
Hadis tentang Keseimbangan:
- "Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin (sederhana), matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku bersama golongan orang-orang miskin." (HR. Tirmidzi) - Ini bermakna sederhana/tidak cinta dunia, bukan miskin papa
- "Tidaklah kemiskinan yang aku khawatirkan atas kalian, tetapi yang aku khawatirkan adalah dibukakan pintu dunia untuk kalian sehingga kalian berlomba-lomba seperti orang sebelum kalian berlomba-lomba, sehingga dunia membinasakan kalian seperti membinasakan mereka." (HR. Bukhari & Muslim)
Hadis tentang Ikhtiar:
- "Tangan di atas (yang bekerja dan memberi) lebih baik daripada tangan di bawah (yang meminta-minta)." (HR. Bukhari & Muslim)
- "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian mengambil talinya lalu pergi ke gunung, kemudian ia kembali dengan membawa seikat kayu bakar di punggungnya lalu menjualnya, sehingga Allah menjaga wajahnya (harga dirinya), itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada manusia, baik diberi atau tidak diberi." (HR. Bukhari)
Referensi Ilmiah:
- Sunan Abu Dawud dengan takhrij Syaikh Al-Albani
- Hisnul Muslim (Benteng Muslim)
- Kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi
- Shahih Bukhari dan Muslim (hadis-hadis tentang rezeki dan kemiskinan)
Ayat Al-Quran:
- QS. Ath-Thalaq 65:2-3: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka"
- QS. Hud 11:6: "Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya"
- QS. Az-Zariyat 51:58: "Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh"
- QS. Al-Qashash 28:77: "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi"
Doa Terkait dalam Doa Rezeki
Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa perlindungan dari kemiskinan