Muslim DoaMuslimDoa

Doa Berbuka Puasa

Doa yang dibaca ketika berbuka puasa di bulan Ramadan atau puasa sunnah lainnya

Doa Berbuka Puasa

Doa Berbuka Puasa

Abu Dawud (2358)
Terverifikasi

Doa yang dibaca saat berbuka puasa untuk menyatakan bahwa puasa dilakukan semata karena Allah

Rasulullah SAW mengajarkan doa ini kepada para sahabat untuk dibaca ketika berbuka puasa. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa puasa yang kita lakukan adalah ibadah kepada Allah dan berbuka pun dengan rezeki dari Allah Dibaca sesaat sebelum atau saat berbuka puasa, baik puasa Ramadan, puasa sunnah Senin-Kamis, puasa Daud, atau puasa sunnah lainnya. Dibaca sebelum makanan atau minuman pertama masuk ke mulut

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Tansliterasi

Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu

Terjemahan

Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka

Waktu yang dianjurkan

  • Saat berbuka puasa
  • Waktu maghrib di bulan Ramadan
  • Berbuka puasa sunnah

Pengulangan

1xDibaca satu kali saat akan berbuka puasa, sebelum makan atau minum pertama

Indikator

Mudah diucapkan

Easy

Mudah diingat

Easy

Popularitas

High

Keaslian sumber

Hasan

Sumber & Referensi

Doa ini didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya berikut ini:

Sumber Utama

Hadis
Utama
Hasan

HR. Abu Dawud : 2358

Terverifikasi Para Ulama

Doa ini telah diteliti dan diverifikasi oleh para ulama sebagai doa yang shahih dan sesuai dengan syariat Islam.

Keutamaan

  • Menyatakan keikhlasan bahwa puasa dilakukan untuk Allah
  • Doa orang yang berpuasa saat berbuka tidak tertolak
  • Mendapat pahala puasa yang sempurna
  • Mengingat bahwa rezeki berbuka adalah pemberian Allah

Frequently Asked Questions

Kapan waktu terbaik membaca doa berbuka?

Waktu terbaik adalah sesaat sebelum berbuka, saat adzan maghrib dikumandangkan atau tepat saat hendak memasukkan makanan/minuman pertama ke mulut. Ini adalah waktu mustajab di mana doa orang yang berpuasa tidak tertolak.

Bolehkah menggunakan doa berbuka yang lain?

Boleh. Ada beberapa versi doa berbuka yang shahih, antara lain: 'Dzahabazh-zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah' (Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah). Keduanya shahih dan boleh dipilih salah satu atau keduanya.

Apa yang sebaiknya dimakan saat berbuka?

Sunnah Rasulullah SAW adalah berbuka dengan kurma atau air putih. Beliau bersabda: 'Jika salah seorang dari kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma. Jika tidak mendapatkan kurma, berbukalah dengan air, karena air itu suci' (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Verified By

  • Imam Abu Dawud (Sunan Abu Dawud)
  • Imam Ibnu Majah (Sunan Ibnu Majah)
  • Syaikh Al-Albani (Irwa'ul Ghalil)

Penjelasan Lengkap

Doa Berbuka Puasa

Bacaan Arab

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Doa Tambahan (Boleh Dibaca)

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Cara Membaca (Transliterasi)

Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu

Doa Tambahan

Dzahabazh-zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah

Arti

"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."

Doa Tambahan

"Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah."

Penjelasan

Doa berbuka puasa adalah doa yang sangat istimewa karena dibaca pada waktu yang mustajab, yaitu saat seorang muslim yang berpuasa akan berbuka. Rasulullah SAW bersabda: "Ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang teraniaya" (HR. Tirmidzi).

Kalimat "Allahumma laka shumtu" (Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa) adalah pernyataan keikhlasan yang sangat penting. Dengan mengucapkan ini, kita menegaskan bahwa puasa yang kita lakukan bukan untuk pamer, bukan untuk diet, bukan untuk kesehatan semata, tetapi semata-mata karena Allah SWT. Ini adalah pengakuan niat yang memurnikan ibadah kita.

Dilanjutkan dengan "wa 'alaa rizqika afthartu" (dan dengan rezeki-Mu aku berbuka) yang mengingatkan kita bahwa makanan dan minuman yang kita gunakan untuk berbuka adalah pemberian Allah. Betapa pun kita berusaha mencari nafkah, pada hakikatnya semua rezeki datang dari Allah. Dengan mengucapkan ini, kita bersyukur atas nikmat-Nya yang memungkinkan kita berbuka dengan makanan yang halal dan baik.

Doa tambahan "Dzahabazh-zhama'u wabtallatil 'uruuqu" adalah ungkapan syukur atas terhilangkannya rasa haus dan lapar setelah seharian berpuasa. Ini mengajarkan kita untuk mensyukuri nikmat sederhana seperti hilangnya dahaga dan terbasahinya kerongkongan yang kering. Kalimat "wa tsabatal ajru insya Allah" (dan telah ditetapkan pahala insya Allah) adalah pengharapan yang penuh optimisme bahwa Allah telah mencatat pahala puasa kita.

Waktu berbuka adalah waktu yang sangat istimewa. Setelah seharian menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, saat berbuka adalah momen kemenangan spiritual. Oleh karena itu, manfaatkan waktu tersebut untuk berdoa memohon apa saja yang kita inginkan, karena doa saat itu sangat mustajab.

Waktu yang Tepat

  • Tepat sebelum berbuka puasa saat adzan maghrib
  • Sesaat sebelum makanan atau minuman pertama masuk ke mulut
  • Saat berbuka puasa Ramadan
  • Saat berbuka puasa sunnah (Senin-Kamis, Daud, Arafah, Asyura, dll)
  • Setelah membaca doa, boleh dilanjutkan dengan doa-doa pribadi

Keutamaan

  1. Doa Mustajab: Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa saat berbuka tidak tertolak. Ini adalah waktu yang sangat berharga untuk memohon apa pun kepada Allah
  2. Menyempurnakan Ibadah Puasa: Dengan membaca doa ini, ibadah puasa menjadi sempurna dari awal hingga akhir - dimulai dengan niat sahur dan ditutup dengan doa berbuka yang ikhlas
  3. Pengakuan Keikhlasan: Doa ini menegaskan bahwa puasa kita adalah untuk Allah semata, bukan untuk tujuan duniawi, sehingga pahala puasa menjadi sempurna
  4. Mengingat Nikmat Allah: Setiap kali berbuka dan membaca doa ini, kita diingatkan bahwa kemampuan berpuasa dan rezeki berbuka semuanya adalah pemberian Allah yang patut disyukuri

Tips Praktis

  • Hafalkan doa ini dengan baik karena akan dibaca setiap hari di bulan Ramadan
  • Bacalah dengan khusyuk dan penuh penghayatan, bukan hanya rutinitas
  • Manfaatkan waktu mustajab sebelum berbuka untuk berdoa panjang memohon hajat
  • Sunnah berbuka dengan kurma atau air putih terlebih dahulu
  • Jangan terburu-buru saat berbuka, nikmati momen spiritual ini
  • Ajarkan anak-anak doa berbuka sejak kecil agar terbiasa
  • Jika lupa membaca sebelum berbuka, tetap baca setelah suapan pertama
  • Setelah berbuka, jangan lupa sholat maghrib berjamaah atau tepat waktu

Dalil dan Referensi

  • Hadits tentang doa berbuka: "Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu" (HR. Abu Dawud No. 2358)
  • Hadits Abdullah bin Umar RA: "Rasulullah SAW bersabda ketika berbuka: Dzahabazh-zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah" (HR. Abu Dawud No. 2357)
  • Hadits tentang doa mustajab: "Tiga golongan yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang teraniaya" (HR. Tirmidzi No. 3598, Ahmad)
  • Hadits tentang berbuka dengan kurma: "Jika salah seorang dari kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma. Jika tidak mendapatkan kurma, berbukalah dengan air, karena air itu suci" (HR. Abu Dawud No. 2355, Tirmidzi No. 658)
  • Syaikh Al-Albani dalam Irwa'ul Ghalil menshahihkan kedua doa berbuka di atas
  • Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' menjelaskan keutamaan doa saat berbuka puasa
  • Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Zadul Ma'ad membahas adab berbuka puasa yang lengkap

Doa Terkait dalam Doa Makan & Minum

Jelajahi doa-doa lain yang berkaitan dengan doa berbuka puasa